Ketua DWP Kemenag Kepulauan Tanimbar Serahkan Penghargaan Bagi Duta Pesan Damai Lomba Pidato Moderasi Beragama

Admin 21 January 2026

Saumlaki, inmas — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Th. Rumwarin, S.Pi menyerahkan penghargaan kepada para Duta Pesan Damai pemenang Lomba Pidato Moderasi Beragama yang berlangsung dalam acara cerimonial Syukuran Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agaka RI Tahun 2026 di Aula Duan Lolat, 03/01.

 

Penyerahan penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Pemenang Penyampai Pesan Damai dalam Lomba Pidato Moderasi Beragama untuk Perwakilan SMK N 2 Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Dan SMK Budi Mulia, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi generasi muda dalam menyuarakan nilai-nilai moderasi beragama.

 

KaKan Kemenag KKT, Aloysius Paskhlais Rumwarin, S.Fil menyampaikan bahwa kegiatan lomba pidato ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

“Para peserta yang terpilih sebagai Duta Pesan Damai diharapkan dapat menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungan masing-masing, serta mampu menyebarkan pesan damai, persaudaraan, dan cinta kasih kepada sesama,” ujarnya.

 

Ny. Rumwarin juga mengapresiasi semangat para peserta yang dengan penuh percaya diri menyampaikan gagasan dan pandangan tentang moderasi beragama melalui pidato yang inspiratif dan membangun. Menurutnya, peran generasi muda sangat strategis dalam merawat kerukunan umat beragama, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dikenal dengan kehidupan masyarakatnya yang rukun dan toleran.

 

Penyerahan penghargaan ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Lomba Pidato Moderasi Beragama dan Cerdas Cermaat Agama (CCA) yang sebelumnya digelar dalam rangka mendukung program Kementerian Agama Republik Indonesia dalam penguatan moderasi beragama.

 

Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup berdampingan secara damai di tengah perbedaan.