Peringatan Hari Amal Bakti Ke - 80 Kementerian Agama RI Tahun 2026 KanKemenag Kabupaten Kepulauan Tanimbar Gelar Upacara Bendera

Admin 21 January 2026

Saumlaki, inmas — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia yang ke 80 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu 03 Januari 2026.

 

Bertindak sebagai Pembina Upacara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Aloysius Paskhalis Rumwarin, S.Fil dan dihadiri langsung oleh Ketua Dharma Wanita, Ny. Th. Rumwarin, S. Pi bersama para anggota serta para pejabat struktural bersama seluruh ASN, PPPK, serta para guru dan siswa di lingkungan Kemenag Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

 

Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Nassarudin Umar yang dibacakan oleh Kakan dengan mengusung tema "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju." menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa.

 

Kehadiran Kementerian Agama bukan semata lahir dari tuntutan sosiologis, melainkan merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk, melainkan oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini. Para founding fathers Kementerian Agama meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berkontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, sekaligus membuka jalan selebar-lebarnya bagi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera.

 

Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan, peran tersebut semakin luas dan semakin krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa. Sepanjang tahun 2025.

 

“Kita telah bekerja keras membangun fondasi "Kemenag Berdampak." Kita membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat. Transformasi digital yang kita lakukan secara masif telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat”.

 

Kini, umat manusia menghadapi tantangan besar bernama Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Kita hidup di era VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity - di mana perubahan berlangsung cepat, sulit diprediksi, kompleks, dan penuh ketidakpastian. Di era ini, kita tidak boleh sekadar menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI. ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan. “Kita harus memastikan bahwa algoritma masa depan tidak hampa dari nilainilai ketuhanan dan kemanusiaan, AI harus kita kawal agar menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan”.

 

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, setiap ASN Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang "agile", lincah dan sigap menghadapi perubahan, adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif, cepat melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas. Nilai-nilai ini sejatinya bukan hal baru, melainkan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu kita aktualkan kembali dalam konteks zaman.

 

Sesuai tema HAB ke-80, "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju," marilah kita satukan tekad. Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.

 

Dalam upacara ini juga, dilaksanakan penyematan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun oleh Kakan secara simbolis bagi Maria Renwarin, S. Ag, Ety Florence Siamiloy, S. PAK dan Arkadius Lertungun, SE.

 

Melalui peringatan HAB Kementerian Agama RI, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Kepulauan Tanimbar semakin solid, berintegritas, dan berkomitmen dalam melayani umat serta bangsa sesuai dengan visi dan misi Kementerian Agama Republik Indonesia.